PUPR Kalteng Dirikan Posko dan Kebut Perbaikan Jalan Demi Keselamatan Pemudik

WWW.LIPUTANKALTENG.ID – PALANGKA RAYA ll Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat mengantisipasi potensi gangguan arus mudik menjelang Ramadan hingga Idulfitri 2026. Sejumlah posko pelayanan didirikan untuk merespons keluhan masyarakat, terutama terkait kondisi jalan rusak di berbagai wilayah.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Prof.,Dr.,Ir.,Juni Gultom, S.T.,M.TP.,Mmenegaskan komitmen tersebut saat diwawancarai awak media usai kegiatan berbuka puasa bersama di Kantor PUPR Setempat Jalan S. Parman, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah pada, Sabtu (28/02/2026) sore.

“Posko ini kami siapkan untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi dan menangani ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Ramadan dan Idulfitri menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena mobilitas masyarakat dipastikan meningkat tajam.

Jalan yang aman dan layak dilalui bukan sekadar infrastruktur, melainkan jaminan keselamatan bagi warga yang hendak bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.

Ia menegaskan, jajaran PUPR Kalteng telah diinstruksikan untuk memetakan titik – titik kerusakan serta melakukan perbaikan secepat mungkin agar jalur mudik tetap fungsional.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Jalan-jalan yang rusak akan kami tangani agar dapat dilalui masyarakat dengan aman dan nyaman saat mudik nanti,” jelasnya.

Selain fokus pada pelayanan publik, kegiatan berbuka puasa bersama yang digelar di lingkungan kantor PUPR juga dimaknai sebagai upaya mempererat kebersamaan internal. Menurut Joni, soliditas pegawai menjadi fondasi penting dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

“Ini bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi momentum memperkuat silaturahmi dan kekompakan antarpegawai,” tutupnya.

Langkah cepat ini menjadi sinyal bahwa di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, pemerintah daerah berupaya hadir lebih sigap.

Di bulan yang sarat makna ini, perbaikan jalan bukan hanya soal aspal dan beton, tetapi tentang menghadirkan rasa aman bagi setiap perjalanan pulang.

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hei Bodoh.. Jangan di Copy!!