Gubernur Kalimantan Tengah Luncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera
WWW.LIPUTANKALTENG.ID – PALANGKA RAYA ll Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi meluncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) sebagai instrumen utama peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peluncuran berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Setempat pada, Jum’at (20/02/2026), dipimpin langsung Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo serta Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung.
Dalam sambutannya, gubernur menegaskan bahwa KHBS bukan sekadar program simbolis, melainkan kebijakan strategis untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Program ini difokuskan pada akses pendidikan, layanan kesehatan, bantuan pangan, serta penguatan ekonomi keluarga, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan warga di wilayah pedalaman.
Peluncuran KHBS dilakukan di tengah tekanan fiskal daerah. APBD Provinsi tahun 2026 tercatat Rp.5,4 triliun, turun signifikan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp10,3 triliun.
Meski demikian, pemerintah menegaskan komitmen untuk tetap memprioritaskan program yang berdampak langsung kepada masyarakat. KHBS diposisikan sebagai pilar utama pelaksanaan visi pembangunan daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Untuk menjamin akurasi dan transparansi, pemerintah menerapkan sistem digital terintegrasi yang mencatat setiap transaksi bantuan secara elektronik. Skema ini dirancang untuk mencegah penerima ganda sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran. Evaluasi berkala, kanal pengaduan publik, serta penguatan koordinasi hingga tingkat desa dan kelurahan juga disiapkan guna mendukung pelaksanaan program.
Secara simbolis, peluncuran kartu menandai dimulainya program kesejahteraan terpadu yang diharapkan memperluas jangkauan layanan sosial pemerintah.

Dalam laporannya, Leonard S. Ampung menyampaikan bahwa momentum peluncuran bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur, yang disebut telah mencatat capaian di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, perikanan, dan infrastruktur.
Distribusi kartu menyasar keluarga tidak mampu dengan basis data utama Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dimutakhirkan setiap triwulan berdasarkan data Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Penyaluran melibatkan relawan kesejahteraan sosial, termasuk tenaga kesejahteraan sosial kecamatan, pekerja sosial masyarakat, pendamping Program Keluarga Harapan, serta pendamping desa. Pemerintah menargetkan hingga akhir Februari 2026 sebanyak 279.434 keluarga penerima manfaat telah menerima kartu.
Rangkaian kegiatan juga diisi pelepasan bantuan pangan KHBS untuk 14 (empat belas) kabupaten 1 (satu) kota, yang dijadwalkan tersalurkan paling lambat lima hari sebelum Idulfitri. Langkah ini dinilai strategis untuk membantu pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran.
Acara peluncuran turut dihadiri unsur Forkopimda, perangkat daerah, serta Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi.
“Pemerintah berharap KHBS menjadi fondasi kebijakan sosial yang lebih terukur, transparan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Tengah, ” Pungkasnya.
( red )










