Pemprov Kalteng Sosialisasikan Kartu Huma Betang Sejahtera, Program Bantuan Terpadu untuk 300 Ribu KK
WWW.LIPUTANKALTENG.ID – PALANGKA RAYA ll Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar sosialisasi program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada organisasi masyarakat dan insan pers di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (10/03/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat, mekanisme, serta sasaran program bantuan sosial terpadu yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menghadirkan program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok prasejahtera. Salah satunya melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera yang mengintegrasikan berbagai bantuan pemerintah dalam satu kartu.
“Program ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat Kalimantan Tengah, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan sosial. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” ujar Gubernur.
Program KHBS sendiri diluncurkan pada Februari 2026 dan menargetkan sekitar 300 ribu kepala keluarga (KK) di 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Melalui satu kartu, masyarakat dapat mengakses berbagai bentuk bantuan yang sebelumnya tersebar di sejumlah program berbeda.
Adapun bantuan yang terintegrasi dalam kartu tersebut antara lain Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp. 2 juta per KK, bantuan sembako, layanan kesehatan melalui KTP atau BPJS, dukungan pendidikan berupa sekolah hingga kuliah gratis, bantuan modal usaha, serta program perumahan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain memudahkan akses layanan, integrasi bantuan dalam satu kartu juga bertujuan memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran. Pemerintah provinsi melakukan proses verifikasi dan validasi data agar penerima tidak mengalami duplikasi dengan bantuan dari pemerintah pusat.
Masyarakat juga diberikan kemudahan untuk melakukan pengecekan status penerima secara mandiri melalui laman resmi humabetang.id.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang saat ini mengalami penyesuaian akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Anggaran Provinsi Kalimantan Tengah yang sebelumnya sekitar Rp.10,3, triliun kini menyesuaikan menjadi sekitar Rp. 5,3, triliun.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa program-program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Dengan kondisi anggaran yang ada, kita harus lebih bijak menentukan prioritas. Program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat akan tetap kita jalankan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, persatuan, dan toleransi di tengah keberagaman yang ada di Kalimantan Tengah. Menurutnya, semangat saling menghormati antar suku dan agama merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah.
Program Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mewujudkan visi pembangunan daerah Kalteng Berkah dan Sejahtera, sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
( red )










