Kapolreta Palangka Raya Cek Langsung Titik Api di KM 38 Bukit Batu

WWW.LIPUTANKALTENG.ID – PALANGKA RAYA ll Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna, S.I.K.,M.H.,bersama unsur terkait mengecek langsung kondisi titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kilometer 38, (tiga puluh delapan), Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah pada, Jum’at (09/10/2026).

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan karhutla berjalan optimal dan api tidak kembali meluas.

Titik api yang ditinjau berada tepat di sekitar Sekolah Rakyat dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) KM, 38, (tiga puluh delapan) Lokasi tersebut menjadi perhatian khusus karena berdekatan dengan permukiman dan fasilitas publik. Petugas memastikan kondisi api sa’at ini telah dapat dikendalikan dan masih dalam pemantauan intensif.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta tidak sendiri. Turut hadir Karo Ops Polda Kalimantan Tengah, Kabag Ops, Kabag SDM, Kapolsek Bukit Batu, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan BPBD Kota Palangka Raya. Sinergitas lintas instansi ini dilakukan untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan,pembuatan sekat bakar serta jalan penghubung menuju KM, 32, (tiga puluh dua) atau wilayah Banturung telah selesai dikerjakan. Jalur ini akan memudahkan mobilisasi petugas dan truk tangki air saat melakukan pemadaman. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sejak Jumat pagi.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna menegaskan agar area yang telah terbakar tidak ditinggalkan. “Area yang telah terbakar harus terus dipantau agar apabila api kembali muncul, petugas dapat segera melakukan pemadaman,” tegasnya di lokasi.

Sementara itu, Karo Ops Polda Kalteng mengarahkan Satgas Karhutla Kota Palangka Raya untuk memusatkan penanganan di jalur Tjilik Riwut Kilometer 12, (dua belas) hingga Kilometer 17, (tujuh belas) Arahan tersebut dengan memperhatikan ketersediaan sumber air dan koordinasi lintas instansi agar pemadaman lebih efektif.

Pemantauan berkelanjutan dan kerja sama seluruh pihak diharapkan dapat mencegah api kembali meluas serta melindungi permukiman warga dan lingkungan dari dampak buruk karhutla.

(melly / dk_reborn168)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hei Bodoh.. Jangan di Copy!!