Polres Kotim Tangkap Pelaku Penyelewengan Pupuk Bersubsidi di Mentaya Hilir Selatan

WWW.LIPUTANKALTENG.ID – KOTAWARINGIN TIMUR ll Polres Kotawaringin Timur (Kotim) jajaran Polda Kalteng menggelar press release terkait pengungkapan kasus tindak pidana ekonomi penyalahgunaan pupuk bersubsidi yang terjadi di wilayah hukum Polsek Jaya Karya Samuda.

Press release dipimpin langsung oleh Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H.,S.I.K.,M.H., didampingi Kasatreskrim AKP Sugiharso, S.H.,M.H.,Kapolsek Jaya Karya IPDA Fauzi Alamsyah, S.H.,dan Kasi Humas AKP Edy Wiyoko, S.E.

Dalam paparannya, Kapolres Kotim menjelaskan bahwa pihaknya telah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi yang terjadi pada Minggu, 6 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan H.M. Arsyad KM 43, (empat puluh tiga) Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah pada, Kamis 30 April 2026 siang di Aula Lobi Polres setempat.

“Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, petugas berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sebanyak 180 karung pupuk bersubsidi jenis Urea dan NPK yang diangkut menggunakan satu unit truk dengan nopol KH 8067 FH dari Desa Kuin Permai, Kecamatan Teluk Sampit. Selanjutnya, perkara ini akan dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi Polsek Jaya Karya dan Satreskrim Polres Kotim.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan mengawasi pendistribusian barang bersubsidi agar tepat sasaran kepada masyarakat Kabupaten Kotim. Terlebih hal ini berkaitan dengan Satgas Ketahanan Pangan dan program kebijakan pemerintah mengenai swasembada pangan,” ujar Kapolres.

Dengan adanya press release ini, Polres Kotim berharap dapat memberikan informasi yang transparan dan akurat kepada masyarakat.

Pihaknya juga akan terus berupaya mengungkap kasus – kasus kejahatan lainnya dan memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mendukung keberlanjutan pembangunan dan program pemerintah.

(Melly / Hms )

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hei Bodoh.. Jangan di Copy!!