Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Willy M. Yoseph dan Habib Ismail Bin Yahya Gelar Acara Bertajuk “Ku-Desak Willy-Habib Vol. 1”
WWW.LIPUTANKALTENG.ID – PALANGKA RAYA || Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2024-2029, Willy M. Yoseph dan Habib Ismail Bin Yahya, menggelar acara bertajuk “Ku-Desak Willy-Habib Vol. 1” di Loyal Coffee, Jalan Lamtoro Gung, Kota Palangka Raya, pada Minggu (08/09/2024). Acara ini menghadirkan sesi tanya jawab bagi mahasiswa yang membahas isu-isu strategis terkait pembangunan di Kalteng.
Dalam kesempatan tersebut, Willy M. Yoseph, calon Gubernur Kalteng, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas dan perekonomian di Kalteng. Ia mengkritik lambannya pembangunan selama 10 tahun terakhir dan menekankan bahwa percepatan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan listrik sangat diperlukan untuk membuka akses ke berbagai wilayah, terutama daerah terpencil yang selama ini masih terisolasi.
“Seharusnya kita bisa mempercepat pembangunan dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya yang ada. Konektivitas menjadi kunci utama, apalagi dengan adanya akses listrik dan teknologi yang lebih terjangkau, semua wilayah, termasuk daerah terpencil, bisa terhubung dan berkembang lebih cepat,” ujar Willy.
Selain infrastruktur, Willy juga menyoroti pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Kalteng. Menurutnya, pembangunan fisik tidak akan optimal tanpa didukung oleh SDM yang berkualitas. Ia menekankan perlunya pemerataan pendidikan, termasuk pendirian perguruan tinggi negeri di DAS Barito yang sebanding dengan Universitas Palangkaraya (UPR) dan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) di Banjarmasin.

“Kita butuh SDM yang kompeten di berbagai bidang, seperti kedokteran, hukum, teknologi informasi, perbankan, pertanian, kehutanan, peternakan, hingga pertambangan. Pendidikan harus merata dan berkualitas, karena itu kami berkomitmen untuk membangun perguruan tinggi yang setara di setiap wilayah, termasuk DAS Barito,” tegasnya.
Willy juga mengusulkan peningkatan fasilitas kesehatan dengan memperbanyak rumah sakit rujukan dan puskesmas rawat inap di seluruh kecamatan. Menurutnya, layanan kesehatan harus dapat diakses hingga ke desa-desa dengan peralatan yang memadai dan tenaga medis yang kompeten.
“Kita butuh fasilitas kesehatan yang lengkap, termasuk di daerah-daerah yang jauh dari kota besar. Setiap kecamatan harus memiliki puskesmas yang bisa melayani rawat inap agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari perawatan medis,” tambahnya.
Pasangan Willy-Habib ini berharap melalui program-program yang mereka tawarkan, Kalteng dapat mengejar ketertinggalannya dari provinsi lain dan memberikan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat. Acara “Ku-Desak Willy-Habib Vol. 1” ini menjadi awal dari rangkaian diskusi publik yang akan terus digelar untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat Kalteng.
(Muel)






