SEMMI Kalteng Desak Kejati Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana Pokir DPRD Kalteng
WWW.LIPUTANKALTENG.ID – PALANGKA RAYA ll Isu dugaan penyimpangan dana pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Kalimantan Tengah semakin memanas. Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kalteng secara terbuka mendesak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kejati Kalteng) untuk tidak menunggu laporan formal, tetapi segera bergerak menyelidiki penggunaan anggaran yang dinilai tidak transparan.
Dalam aksi di Palangka Raya, SEMMI menegaskan bahwa persoalan dana pokir bukan lagi sekadar isu biasa, melainkan telah berkembang menjadi kecurigaan publik akibat minimnya keterbukaan informasi.
Ketua SEMMI Kalteng, Afan Safrian, menilai, hingga kini tidak ada kejelasan mengenai siapa pengusul, ke mana anggaran dialokasikan, hingga bagaimana realisasi penggunaannya.
“Ini bukan lagi soal isu liar. Ini sudah jadi pembicaraan luas di masyarakat. Tapi ironisnya, tidak ada keterbukaan data sama sekali. Publik tidak tahu uang itu digunakan untuk apa,” katanya pada,” Senin (30/03/2026),
SEMMI Kaltengat bahwa kasus ini bukan hanya tentang penyimpangan anggaran, tetapi juga tentang kepercayaan masyarakat yang telah dirusak.
“Pemerintah harus bertanggung jawab atas penggunaan dana yang berasal dari pajak rakyat. Kami menuntut Kejati untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi masyarakat,” pungkasnya.
( Tim / red )

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan