Ketua Tim Kuasa Hukum Pasangan Agustiar Sabran dan Edy Pratowo Apresiasi Pencabutan Surat Kuasa oleh Paslon 01
WWW.LIPUTANKALTENG.ID – PALANGKA RAYA || Ketua tim kuasa hukum pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah terpilih, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, Bias Layar, memberikan pernyataan terkait perkembangan gugatan yang dilayangkan oleh pasangan calon (Paslon) nomor urut 01 setelah menghadiri sidang di Mahkamah Konstitusi (MK). Pernyataan tersebut disampaikan melalui percakapan telepon kepada media, Kamis (09/01/2025).
Bias Layar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Majelis Hakim MK, terutama kepada Ketua Majelis Hakim Prof. Arif, yang telah memimpin persidangan dengan bijaksana. Layar mengungkapkan bahwa dalam sidang tersebut, Paslon 01, yang diwakili oleh Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail bin Yahya, mencabut surat kuasa mereka, yang dianggap sebagai langkah tepat oleh tim hukum pasangan 03.
“Langkah ini sangat tepat dan sah menurut undang-undang serta konstitusional. Kami sangat mengapresiasi tindakan ini. Saya sempat bertanya kepada Ketua Majelis Hakim, Pak Prof. Arif, apakah ada agenda lain, dan dijawab tidak ada. Ini menunjukkan bahwa langkah yang diambil oleh Paslon 01 adalah keputusan yang bijaksana,” ujar Bias Layar.
Ia juga menekankan pentingnya kerjasama dalam membangun Kalimantan Tengah ke depan. Meskipun gugatan telah diajukan, Layar menegaskan harapan agar tidak ada perselisihan yang berlarut-larut yang dapat menghabiskan energi dan menghambat kemajuan provinsi. “Semua pihak harus bekerja sama untuk membangun Kalimantan Tengah, tanpa ada sengketa atau perselisihan,” katanya.
Layar mengucapkan terima kasih kepada Paslon 02, Nadalsyah/Koyem dan Supian Hadi, yang telah menunjukkan sikap kooperatif dan siap bekerja sama dengan Agustiar Sabran, Gubernur terpilih, dan Edy Pratowo, Wakil Gubernur terpilih. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Paslon 01, Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail bin Yahya, yang telah menunjukkan sikap terbuka untuk berkolaborasi demi kemajuan Kalimantan Tengah.
“Apa yang kami lakukan adalah untuk memastikan bahwa Kalimantan Tengah tetap kondusif, baik, dan maju. Kami berdoa agar seluruh proses berjalan dengan lancar, dan kita dapat segera menatap masa depan untuk membangun provinsi ini bersama,” pungkasnya.
(Muel)
