HUT ke-69 Kalteng di Depan Mata, Pj Sekda Minta Persiapan Dikebut: “Tidak Bisa Ditunda Lagi”
WWW.LIPUTANKALTENG.ID – PALANGKA RAYA ll Hitung mundur menuju peringatan Hari Jadi ke-69 (enam puluh sembilan) Provinsi Kalimantan Tengah mulai terasa. Pemerintah daerah pun bergerak cepat memastikan seluruh rangkaian kegiatan tersusun matang dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Bertempat di Aula Bajakah, Kantor Gubernur setempat pada, Senin (13/4/2026).
Penjabat Sekretaris Daerah, Linae Victoria Aden, memimpin langsung rapat lanjutan persiapan. Nada arahannya tegas tidak ada lagi waktu untuk menunda.
“Mengingat waktunya sudah dekat, kita tidak bisa tunda lagi perencanaan dan tindak lanjutnya,” ujarnya di hadapan peserta rapat.
Rapat ini bukan sekadar koordinasi biasa. Ia menjadi titik krusial untuk memastikan seluruh seksi yang terlibat benar-benar siap menjalankan perannya.
Terlebih, struktur kepanitiaan yang telah ditetapkan melalui keputusan gubernur melibatkan banyak unsur, termasuk pihak eksternal dan instansi vertikal.
Hal ini menuntut kerja yang lebih terorganisir, cepat, dan terukur.
Linae pun meminta setiap koordinator segera bergerak menyusun ide dan konsep kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Seksi-seksi segera mengatur apa yang akan dilaksanakan. Program harus jelas dan berdampak,” tegasnya.
Bahkan, ia meminta agar seluruh rencana tersebut dapat segera dipaparkan pada hari yang sama, sebagai bentuk keseriusan dalam mempersiapkan momentum penting bagi daerah.
Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk Johni Sonder.
Peringatan Hari Jadi ke-69 Kalteng yang akan digelar pada Mei mendatang bukan hanya tentang seremoni tahunan. Lebih dari itu, pemerintah ingin menjadikannya sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pembangunan daerah.
Dengan waktu yang semakin sempit, satu pesan menjadi jelas: persiapan harus dipercepat, koordinasi harus diperkuat, dan setiap program harus benar-benar memberi arti bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
( Red )

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan