Turunkan Angka Kematian Jantung Koroner Di Kalteng, Tim Pengampu Pastikan Menyamakan Kualitas Pelayanan Kardiovaskular Nasional

WWW.LIPUTANKALTENG.ID – PALANGKARAYA || RSUD dr. Doris Sylvanus Provinsi Kalteng menggelar Konferensi Pers bersama jajaran Tim bedah jantung Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dan Tim dari RSUD dr. Doris Sylvanus Provinsi Kalteng yang bertempat di Lobby RSUD dr. Doris Sylvanus, Sabtu (02/12/2023).

Ketua Tim Pengampu Layanan Kardiovaskuler Nasional Hananto Andriantoro menyampaikan misi dari program ini adalah memeratakan pelayanan Kardiovaskular nasional dan menyamakan kualitas pelayanan Kardiovaskular nasional. Adapun tujuannya adalah mempercepat akses pelayanan Kardiovaskular terhadap seluruh rakyat Indonesia dan menurunkan angka kematian dan kesakitan Kardiovaskular di Indonesia.

“Permasalahan saat ini di Indonesia adalah timpangnya kualitas pelayanan Rumah Sakit Jawa dan di luar Jawa,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, kenapa dalam program ini pihaknya hanya mengampu Bedah Pintas Arteri Koroner. Otot jantung yang terkena serangan jantung kalau terjadi gagal jantung, hidup dalam lima tahun tinggal 34 persen. Lebih jahat dari kanker payudara sehingga data dari Kementerian yang selalu disampaikan Menkes, angka kematian Kardiovaskular sampai 260 ribu pertahun jauh lebih tinggi dari pada COVID.

“Sehingga atas dasar itu, pengampuan ini diutamakan pada pengampuan Bedah Pintas Arteri Koroner dan pengampuan yang di lakukan di RSUD dr. Doris Sylvanus untuk pemasangan ring pada kasus pembuluh darah koroner yang sulit. Diharapkan angka penyakit jantung koroner yang terjadi kegawatan di Kalteng, angka kematiannya bisa kita turunkan,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus Ady Fraditha menyampaikan bahwa RSDDS telah menjalani komunikasi secara terus menerus dengan pengampu dari RSJPD Harapan Kita guna mempersiapkan bedah jantung terbuka di Kalimantan Tengah. Hingga akhirnya, pada tanggal 1-2 Desember 2023 akan dilakukan operasi bedah jantung terbuka di RSUD dr. Doris Sylvanus Provinsi Kalimantan Tengah.

“Operasi ini dilakukan oleh tim dari RSJPD Harapan Kita dan Tim dari RSDDS yang dipimpin langsung oleh Hananto Andriantoro, kepada dua orang pasien yang berasal dari Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Kapuas,” pungkasnya.

(Muel)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button