KADIN Kalteng Gelar Pengukuhan dan Rapimprov 2023 Kepengurusan 2021-2026

WWW.LIPUTANKALTENG.ID – PALANGKARAYA || Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Pengukuhan dan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Tahun 2023 Kepengurusan 2021-2026, yang bertempat di Ballroom Hotel Luwansa Palangka Raya dengan tema ” KADIN Kuat untuk Kalteng Terus Berkah”, Kamis (23/11/2023) pagi.

Rapat Pimpinan Provinsi dirangkai dengan Pengukuhan Pengurus Kadin Kalteng Periode 2021-2026. Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kadin Indonesia Silverius Oscar Unggul.

Dalam sambutan Gubernur Kalteng yang dibacakan oleh Staf ahli (Sahli) Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko menyampaikan bahwa Kadin Kalteng telah bekerja keras untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha di daerah. Hal ini terlihat dari berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan, seperti pelatihan dan pendampingan usaha, pengembangan ekspor, dan peningkatan kerja sama internasional.

“Saya berharap, KADIN Provinsi Kalimantan Tengah dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan visi Kalimantan Tengah sebagai provinsi yang maju, mandiri, dan sejahtera. Dengan cara mengajak seluruh pelaku usaha di Kalteng untuk berkolaborasi dan bekerja sama untuk meningkatkan daya saing dan daya tahan ekonomi daerah,” ucapnya.

Lebih lanjut Yuas menjelaskan sebagaimana diketahui, pelaksanaan Rapat Pimpinan Provinsi Tahun 2023 ini merupakan amanah dalam pengambilan keputusan tertinggi organisasi, untuk melakukan evaluasi kinerja atau program yang telah dilakukan serta menyusun program kerja 2024 yang dapat bersinergi dengan Pemprov Kalteng.

Sementara itu, dalam laporannya Ketua Umum KADIN Kalteng H Rahmat Nasution Hamka menyampaikan KADIN Kalteng pada tahun 2021 sebenarnya kepengurusannya sudah dilantik tapi hanya beranggotakan 5 orang saja dan belum dikukuhkan karena waktu yang mendesak yakni menjelang Musyawarah Nasional.

“Kami menyambut baik salah satu kebijakan Gubernur Kalteng yakni hilirisasi industri dari berbagai sumber daya alam yang ada di Kalteng. Kemudian terkait dengan kayu, kita lihat kebutuhan negara lain cukup banyak yang meminta untuk kita ekspor, tidak lagi dalam bentuk log tetapi dengan bentuk barang jadi,” pungkasnya.

(Muel)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button